Tampilkan postingan dengan label kisah inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah inspirasi. Tampilkan semua postingan
Resep ini saya peroleh dari twettworld, semoga bermanfaat :-)

Seorang kakek yang baru saja ditinggal mati istrinya ditanya oleh tetangganya yang selama pernikahannya tidak pernah bertengkar.

Tetangga : "kek..apa sih rahasianya kakek sepanjang pernikahan tidak pernah bertengkar dengan almarhumah?"

Kakek : "oh itu..awalnya ketika kami baru saja menikah dan berbulan madu disebuah tempat. Ditempat bulan madu kami itu almarhumah istri saya belajar berkuda. Ketika itu dia terjatuh..tetapi dia tersenyum dan kembali melanjutkan berkuda sambil berkata 'satu kali'." Baru beberapa langkah berjalan eeee..dia jatuh lagi. Tetapi dia kembali tersenyum manis..dan berkata 'dua kali'..kemudian sambil menepuk kuda tersebut dia pun kembali menaikinya. Ketika untuk ketiga kalinya dia terjatuh tanpa terduga dia mengeluarkan senapan dari dalam tasnya dan menembak kepala kuda tersebut7 sampai mati sambil berkata 'tiga kali'. Saya yang menyaksikan kejadian tersebut tentu kaget dan berteriak marah kepadanya."

Sikakek lantas melanjutkan ceritanya dengan nada keras : " APA KAU SUDAH GILA...??? " Istri saya menoleh sambil tersenyum dan berkata 'SATU KALI'..."

Sejak saat itulah saya tidak pernah bertengkar dengan istri saya apalagi sampai memarahinya.. tutup sikakek.

Just gokil story hehehehe.. thanks to @TweetNikah
Pengalaman adalah guru yang paling brutal dan kejam.
Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.
Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :

Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Photobucket

Oriflame Make Ur Life Better


KONTAK UMMY

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

PENGUNJUNG

Friend

Photobucket

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

searching

Google
Google Web

Popular Posts

UMMY BIZZ

Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
Photobucket

Guest Box

FACEBOOK FANS BOX

Text Widget