Tampilkan postingan dengan label cara meredam emosi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara meredam emosi. Tampilkan semua postingan
KOMPAS.com - Anak yang gampang menangis cenderung mengungkapkan keinginan dengan disertai tangisan. Secara umum tangisan masih menjadi salah satu bentuk komunikasi, terutama bayi di bawah tiga tahun atau batita, karena terbatasnya kemampuan verbal. Hal ini perlahan-lahan harus dihilangkan.

Anak tidak masuk kategori cengeng kalau kerewelan itu hanya ditunjukkan pada kondisi tertentu saja. Seperti sedang sakit, kelelahan, keatakutan, bertemu dengan orang baru atau ditinggal orangtua.

Ike R Sugiyanto, Psi dari Potentia Centre menjelaskan banyak faktor yang menyebabkan anak gampang menangis. Di antaranya:


KOMPAS.com - Konflik bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, baik konflik internal maupun eksternal. Konflik bukanlah hal yang harus dihindari, melainkan harus dihadapi dengan kesiapan diri yang optimal. Namun, sesiap apapun seseorang, kepanikan selalu hadir bersamaan dengan konflik yang datang.

“Biasanya, saat menghadapi konflik kepanikan akan muncul. Padahal, kapasitas mengelola kepanikan itu bisa dikontrol,” ujar psikolog Ratih Ibrahim, dalam talkshow "Dealing with Conflict in Workplace" bersama Rexona, di Djakarta Theater Lounge, Rabu (20/4/2011) lalu.

Untuk mengontrol kepanikan, mulailah dengan menarik nafas yang dalam saat masalah muncul. "Kalau memang harus diam, lebih baik diam, dan berpikir sejenak," ujar Ratih.

Photobucket

Oriflame Make Ur Life Better


KONTAK UMMY

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

PENGUNJUNG

Friend

Photobucket

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

searching

Google
Google Web

Popular Posts

UMMY BIZZ

Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
Photobucket

Guest Box

FACEBOOK FANS BOX

Text Widget